Kritik
Holistik
Terdapat 3 pengelompokan dalam sejarah kritik seni:
1. Kelompok
kritik seni genetik atau historis: mengkaji genetik/latar belakang
2. Kelompok
kritik forrmalistik atau kritik instrinsik: nilai karya seni/ objektif
3. Kelompok
kritik emosional: emosi dari pengamat/ afektif
(dalam Sinaukomunikasi.wordpress.com)
Kecenderungan kritik yang menekankan pada
salah satu komponen kehidupan seperti di atas mengakibatkan kepincangan dalam
penilaian karya. Ketiga komponen kehidupan seni tersebut adalah nyata dan
saling berkaitan erat serta saling tergantung dalam menentukan karya seni.
Keberadaan nya tidak bisa dipisahkan dan jelas sebagai sumber nilai yang wajib
diperhatikan dan dianalisis secara utuh, tepat dan teliti bagi pengambil
keputusan tentang makna karya. Ketiga komponen tersebut bukan dipakai sebagai
standart nilai, melainkan sebagai sumber informasi dalam aktivitas evaluasi.
(dalam Sinaukomunikasi.wordpress.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar