KRITIK SENI RUPA
Cari aku di Indonesia. Drawingpan on Paper. 60cm x 50cm. 2013. Iwan Febrianto. Salah satu karya dalam Pameran Tungal Pendidikan Seni Rupa berjudul “Budayaku, Budayamu, Budaya Kita” yang dipamerkan tanggal 17-18 Agustus 2013 di SMA N 3 Semarang.
1.
DESKRIPSI
Karya karya Iwan Febrianto
yang berjudul “Temukan Aku di Indonesia”
dengan ukuran 60cm x 50cm ini menghadirkan figur seekor burung “Jalak
Bali“. Burung Jalak merupakan salah satu burung endemik Bali. Hal ini
memperkuat terbukti dengan penempatan ojek Barong pada bagian atas, dan bagian
bawah yang merupakan gambar objek bunga kamboja. Karya Iwan Febrianti ini dominan menggunakan warna hitam putih pada bidang
keseluruhan gambar,
motif geomtris pada bentuk oval yang melingkari figur burung. Objek ini disajikan secara dua
dimensi dari depan secara vetikal
dan dikomposisikan berada ditengah-tengah bidang kertas, tidak ada pergerakan dalam
penggambaran objek,.
Iwan
Febrianto juga menghadirkan motif-motif
ukiran pada sekeliling objek burung Jalak tersebut.
2.
ANALISIS
Secara proporsi bentuk burung ini diadopsi dengan bentuk
aslinya, namun bentuk burung
tersebut digarap tidak begitu realis, namun giresan yang di tampilkan pula masih
terlihat sedikit kasar,
seperti terlihat pada
penggambaran background di hadapa burung yang seakan terlihat kaku. Penggarapan karya ini dominan
warna hitam putih, namun akan kebih bagus jika penggarapannya diterapkan jika
menggunakan warna. Pemberian gambar
barong yang digambarkan tidak terlalu realis namun mampu memberikan kesan
dominan pada penciptaan karya serta adanya keseimbangan antara satu sama lain. Pencitraan
gradasi warna pada karya ini sangat tepat,namun sedikit kurang tepat jika
arsiran background pada bagian pojok kanan atas dan pojok kiri bawah berbeda.
Terlihat kurang dominan antara penggunaan pointilis dan arsiran garis dalam
pembuatan gradasi pada background. Akan lebih baik jika penggunaan arsiran di
sama ratakan sehingga mampu memberi kesan serasi dan diminan. Dalam karya ini pula Iwan febrianto
memberikan sentuhan motif geometris segita dan tidak terlalu ditonjolkan dalam
mengarsirnya.
Motif ukiran juga
disajikan dalam karya ini, penempatan yang teratur, namun lekukan-lekukan
ukiran masih terkesan kaku tidak melekuk secara lembut. Serta pemberian warna
yang cenderung gelap atau menonjolkan
sedikit warna terang yaitu hanya satu warna putih. Peletakan objek secara
vertikal dan penempatan burung di tengah.
3. INTERPRETASI
Dalam
karya pameran yang diciptakan oleh Iwan febrianto ini menghadirkan objek burung jalak Bali dan Gunungan, pada karya yang dibahas nampaknya
sang seniman menghadirkan representasi bentuk yang berfariasi melalui teknik arsiran yang dikuasainya dengan
tema atau maksud penciptaan karya yang masih minim. Dibandingkan
dengan karya yang sebelumnya gambar “Temukan Aku di Indonesia” ini lebih unik
dari yang lain. Seniman mampu menunjukkan bahwa inilah burung jalak Bali yang
mulai langka atau bahkan sudah punah. Dalam gambar karya Iwan Febrianti ini
yang menjadi titik fokus adalah penggambaran lingkaran putih pada sisi kanan
kepala burung Jalak, dan tatapan burung Jalak pula mengarah pada lingkaran
putih tersebut. Pesan yang mungkin ingin di sampaikan oleh seniman adalah
berikan cahaya kehidupan pada burung jalak agar tetap lestari dan tidak
terseleksi oleh alam dan punah.
Kemudian pemberian gambar barong yang terkesan tajam, dan dapat diartikan
pula bahwa dalam melestarikan kehidupan suatu ekosistem atau kehidupan burung
jalak ini harus teliti, selalu memantau bagaimana kehidupan burung jalak agar
tidak punah seperti tajamnya mata barong. Pemberian sentuhan lingkaran bermotif
geometris dominan segitiga yang mengelilingi burung jalak Bali ini dapat di
simbolkan bahwa seniman ingin memberikan informasi bahwa maksud lingkaran ini
adalah kandang atau kurungan. Iwan Febrianto ingin mengajak bersama-sama,
gotongroyong, satu kesatuan dalam menjaga kelestarian burung Jalak Bali ini
dengan simbol lingkarang yang mengikat serta tidak ada ujung dan selalu
berbutar.
Selanjutnya pemberian motif ukiran dan bunga kamboja, dari pemberian motif
ukiran yaitu ukiran sendiri memiliki ciri khas dengan lekukan yang lembut dan
meliuk-liuk yang dapat diartikan bahwa dalam melestarikan ekosistem kehidupan
burung Jalak Bali ini, harus memperhatikan sikap manusianya yang harus tetap
lembut tanpa adanya kekerasan seperti entah menghancurkan ekosistem kehidupan
burung Jalak dengan memburu. Pemaknaan dari bunga kamboja sendiri memiliki ciri
khas keharuman, wangi dan kedamaian setiap insan yang mencium keharuman bunga
kamboja.
Secara keseluruhan pemaknaan karya Iwan Febrianto yang berjudul “Temukan
Aku di Indonesia” dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam melestarikan burung
Jalak Bali harus memperhatikan bagaimana etikanya, serta bergotongroyong
bersama-sama dalam melestarikan burung Identitas pulau Dewata ini. Hendaknya
tetap memberikan kebebasan hidup anatara sesama makhluk hidup, agar dapat
dikenal oleh hal layak bahwa burung Jalak adalah identitas pulau Dewata Bali,
yang dapat disimbolkan seperti halnya keharuman bunga kamboja, yang mampu
dikenal oleh masyarakat di luar pulau Dewata.
4.
PENILAIAN
Secara
teknik karya ini bagus dan representatif untuk dipamerkan dapat diamati
dari ide yang dituangkan oleh Iwan Febrianto yang telah tersampaikan dengan
jelas apa maksud yang dia ciptakan ini. katepatan tema, ide/gagasan dan
pembuatan gambar saling memiliki satu kesatuan. Dari bentuk menurut kami cukup proporsional,
dapat dilihat dari penggambaran bagian perbagian objek gambar. Dibandingkan
yang lain lukisan dengan judul “Temukan Aku di Indonesia” ini berbeda dengan
yang sebelumnya, dapat di amati bahwa gambar ini memiliki maksud dan tujuan
yang ingin disampaikan oleh Iwan.
Dengan
demikian lukisan ini cocok untuk dipamerkan. Gambar yang sebelumnya kurang
menonjolkan apa maksud dan tujuan yang ingin di sampaikan, namun gambar
berjudul “Temukan Aku di Indonesia ini” berhasil
dalam menyampaikan ide dan gagasan serta pencapaian klimaks yang bagus dalam
menciptakan gambar burung Jalak bali ini tanpa ada penambahan aksen-aksen atau
ornamen- ornamen yang berlebihan. Sehingga mampu menarik perhatian yang
melihatnya. bagus dalam menciptakan lukisan ikan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar